MASGUN

Monat

April 2011

Everyone has a secret they haven't shared. Everyone has a past no one's heard about. Everyone has talents that people don't notice. Everyone has weaknesses hidden inside. Everyone has a story left untold, so never start judging someone thinking you know them back to front. Because the truth is, you probably don't.
Apr 30, 201121,203 notes
Sebuah Tulisan : Guru

kali ini pikiran saya sedang mengalir deras , ide-ide menulis bermunculan di tengah tugas yang tak kunjung di kerjakan , aneh , saya lebih menikmati menulis daripada menggambar , hahaaaa … . 

Dia adalah ayah dan ibuku , keduanya adalah seorang guru , bukan guru di perguruan tinggi , bukan pula di SMA favorit , ayah dan ibu adalah guru sekolah dasar di desa yang jauh dari kota , Ibu mengajar level 3 kebawah , tapi lebih sering di kelas I atau 2 , Ayah dulu juga mengajar , tapi beberapa tahun lalu , ayah diangkat menjadi kepala sekolah di SD yang terletak tak jauh dari jalan jogja.

Saya merasa bersyukur karena ayah dan ibu saya adalah guru , saya merasakan bagaimana saya dididik oleh banyak guru , baik disekolah , di rumah juga . Saya , dulu sering ikut ibu ke sekolahnya , sewaktu masih kecil , sekedar melihat-lihat . Bahkan , sudah ada 10tahun lebih ibu tidak pindah dari SD itu dan tetap mengajar disana . Saya sampai heran , satu desa bahkan sampai tetangga desa di SD itu , tidak ada yang tidak kenal dengan ibu , hebat - hebat…

Ibu saya tidak pandai menghitung sinus-kosinus-tangen , beliau juga tidak bisa mengajarkan fisika dan kimia , bahkan matematika kelas 6 pun banyak yang lupa , mungkin karena sudah puluhan tahun ibu selalu mengajar di tingkat 1 dan 2 SD , tapi bukan itu point utamanya , ibu lebih suka mengajar di level itu , karena itu adalah start utamanya , start haruslah bagus , anak kelas 1 SD tak perlu diajarkan bertele-tele pelajaran yang memusingkan pikirannya , sampai pembentukan karakternya dilupakan , saya salut dengan ibu , mengajar kelas 1 SD itu jauh jauh lebih susah daripada mengajar anak kelas 1 SMA , saya sendiri tentu tidak mampu . dengan gaji yang standar , ibu tetap betah menjadi guru .

Ibu tidak mengajarkan saya untuk menggurui , tapi untuk mendidik , yaaaa … . 

Ayah mungkin tidak akan banyak saya ceritakan , karena keduanya mirip , mungkin karena jodoh , hahaaa … . ayah juga guru SD , meski kepala sekolah , SD tetep kekurangan guru untuk mengajar , jadilah ayah ikut mengajar beberapa mata pelajaran saja . Dulu waktu saya juga masih SD , ayah sampai buka bimbel gratis di rumah saya , waktu itu ayah mengajar di SD desa tetangga , jadilah anak2nya di SD itu kerumah saya , ikut bimbel gratis , saya juga disuruh ikut , ternyata , baru saya sadari setelah SMP , itu adalah strategi ayah agar tidak kecolongan , karena sering saya lihat , guru yang bagus mengajarnya ke murid2  , banyak yang kecolongan , anaknya malah main terus dan tidak pernah mendapatkan pelajaran dari ayahnya/ibu nya sendiri , jadilah hancur si anak , dan ayah/ibu nya kena getahnya 

ayah tidak membiarkan saya main waktu ayah akan mengajarkan pelajaran tambahan di sore hari , jadilah saya diajak ke SD nya ayah , saya mendapat teman banyak disana , saya ikut diajar oleh ayah , saya diajar oleh ayah saya sendiri di jam-jam informal .

waktu itu juga ada KIT peralatan praktik ala SD , dan kebetulan di SD ayah lengkap , sementara di SD saya tidak , saya kalau praktikum , entah itu tentang bunyi , magnet , cahaya , selalu diajak ayah ke SD nya dan tentu saja saya tidak diajar sendiri , tapi juga dengan murid2 ayah disana .

Akhirnya saya bisa masuk di salah satu SMP favorit di Kota saya , itu membuat ayah dan ibu bahagia , waktu itu …

saya merasakan sendiri , melihat setiap hari , karena saya lahir di lingkungan guru , sering mendengarkan pembicaraan ayah dan ibu tentang kondisi SD nya , atau tentang murid-muridnya , kadang waktu SMA , ibu suka bertanya kepada saya tentang pelajaran matematika kelas 5 

Guru SD , tentu bukan profesi idaman di jaman kapitalis saat ini , anak anak berlomba-lomba menjadi dokter , insinyur , dan lain lain . Ayah dan Ibu saya gajinya juga saya katakan cukup , cukup untuk tinggal di kota kecil itu , dengan rumah warisan dan kebun yang luas mengelilinginya , dan sawah dimana-mana , yah kalian tentu tahu , di desa itu , sawah sangat berharga , ayah dan ibu menabung dalam bentuk sawah , bukan tabungan di bank .

Ayah dan Ibu juga petani , setiap tahun kami selalu panen , ayah juga sering ke sawah , saya sering ikut waktu SD , tapi sejak SMP jarang , karena saya sekolah di kota , jarak PP nya kurang lebih 14km , tiap hari bersepeda, pergi jam setangah 6 , waktu itu banyak kawan kawan yang juga bersepeda , ah menyenangkan sekali …

Saya pikir , ayah dan ibu telah berhasil mengantarkan saya , kini saya berada di kampus cita-cita saya , mimpi kecil di masa kecil yang menjadi kenyataan . dengan jurusan yang entah saya tidak habis pikir , telah mencetak sejarah baru di SMA saya , SENI RUPA , sebuah jurusan yang tidak pernah diambil oleh teman-teman saya di SMA , sama sekali tidak ada dan saya menjadi satu-satunya dan petama kali ,setelah sekian tahun tidak ada yang masuk ke lingkup SENI RUPA , 

saya telah membangkang perintah ayah dan ibu untuk mendaftar di STAN , hahaha  … say telah membangkang ayah dan ibu untuk menjadi dokter , tapi saya akan membuktikan , menjadi desainer pun tidak kalah hebat .

saya pasti bisa ayah-ibu , mohon doanya … 

anakmu ingin menjadi wirausahawan , tapi juga ingin menjadi guru , seperti ayah dan ibu … 
yaa . . saya ingin menjadi guru  

Bandung , 30 April 2011

Apr 30, 20111 note
“saya pikir , I*B , kampusku , perlu membangun satu FAKULTAS baru , yaitu FAKULTAS KEGURUAN , atau mungkin FAKULTAS KEDOSENAN , agar bisa mendidik menghasilkan dosen dosen hebat yang bertanggung jawab - yang berkualitas tinggi - dan sadar akan betapa pentingnya dia sehingga dia tidak akan berleha-leha , pergi seenaknya , atau menyampaikan ilmu sekenanya . Karena sangat dibutuhkan DOSEN yang tidak lain juga disebut GURU dalam bidang ilmu-teknologi-seni yang berkualitas dan bertanggungjawab . Karena hanya sedikit guru yang saya temukan , yang benar-benar sadar akan peranannya . Bukan sekedar asal kerja kemudian mendapatkan bayaran .” —

saya ingin jadi dosen , tapi tidak seperti kebanyakan dosen sekarang , yang suka pergi meninggalkan mahasiswanya , untuk urusan apapun , yang katanya penting , tapi kami tidak pernah tahu untuk urusan apa . yang menyampaikan materi sekenanya, yang kuliah satu semester hanya presentasi … . . jadi saya ingin jadi dosen , tapi tidak seperti Anda !

Apr 30, 20112 notes
Apr 30, 2011
Apr 30, 2011
#DIECAST / COLLECTIONS
Apr 30, 2011
#DIECAST / COLLECTIONS
Apr 29, 20111 note
Apr 29, 20111,826 notes
Tulisan : Cerita Kantin Salman

mungkin saya, atau hanya saya , tapi saya yakin ada banyak orang , yang seperti saya , yang tidak peduli dan tidak mau tau urusan pernikahan di Inggris sana yang sampai diliput diseluruh media . Saya tidak tertarik sama sekali untuk menonton di TV atau pun mengikuti perkembangannya . Saya tidak rugi kalaupun tidak menonton di TV .

ditengah hingar bingar pernikahan yang terlalu mewah itu , pagi ini saya sempatkan diri untuk sarapan di kantin salman ITB . lain dari pagi biasanya , saya duduk di meja panjang dekat TV , hanya berisi tiga orang , saya dan 2 orang dewasa yang sedang ngobrol. Karena dekat , saya mendengar apa yang sedang mereka bicarakan.Saya tidak nguping tapi mungkin disengaja oleh Alloh agar saya mendengarkannya , sebuah pelajaran di pagi hari .

kedua orang itu , sedang membicarakan teman kuliah mereka , akhwat yang beberapa waktu yang lalu menikah , di kota malang , di sebuah desa. Sebuah cerita perjalanan oleh salah seorang dari mereka yang hadir disana.

Diceritakan bahwa pernikahannya sangat sangat sederhana , tapi memiliki aura sangat sakral . Padalah akhwat itu adalah dari orang berada , dia menikah di rumahnya di desa yang jauh dari kota . Yang datang banyak , tapi pernikahannya sederhana . Tidak ada hiburan aneh-aneh , tidak ada standing party , semuanya berjalan sangat sakral , sampai-sampai teman-teman yang berkunjung merasakan sangat berkesan menghadirinya , yang katanya sangat berbeda kesannya .

Menikahnya cukup dengan busana muslimah sederhana , tidak mewah , semua dilaksanakan dengan cara akad nikah islam ,tanpa tambahan acara-acara adat .

Ketika sebuah pernikahan menjadi sangat bermakna , bukanlah dari mewah atau tidaknya acara pernikahan ,tapi dari cara dan prosesnya .

kemudian sang teman satunya bertanya , wah , berapa lama dia menjalin hubungan dengan nya ? pacaran ? atau bagaimana ?

kemudian dijawab , kalau tidak salah dia dan suaminya itu menunggu 1.5 tahun , mereka tidak pacaran kok , kau tau lah bagaimana proses yang baik itu , nah kamu sendiri bagaimana dengan istrimu ?

cepat ,waktu itu hanya 3 bulan , ta’aruf 3x , lanjut , lamar . . 

dan menunggu bulan ke enam untuk akad , 6 bulan berarti ya ?

wah cepat juga ya ? tapi bagus itu , bagus , malah baik daripada pacaran lama-lama . toh kan mereka itu tujuan akhirnya adalah menikah , padahal mendikah seharusnya menjadi awal , bukan tujuan akhir , ya kalau nikah , kalau putus ?

mereka harus mengulang dari awal , proses PDKT , marah2an , saling mengerti , dan itu pemborosan waktu dan energi dan biaya , iya to . . 

paling top ya tadi , cukup sekali aja , PDKT - SALING MENGERTI - MARAHMARAHAN - BAIKAN - CEMBURU - semuanya sudah dalam bingkai yang sah.

wah iya juga tuh , hahahaaaa… 

akhirnya saya selesai makan , kedua orang itu juga selesai makan , kita beranjak dari kantin dan saya tidak tahu arah mereka pergi .

tulisan saya sedikit nyrempet sama aslinya , saya ,entah tidak bisa menuliskan dengan detail , tapi pembicaraan mereka berdua sangat berkesan di pagi hari ini.

Bandung , 29 April 2011

Kantin Salman ITB

Apr 29, 2011
#Cerita #tulisan #kurniawangunadi #ALL RIGHTS RESERVED
Benda Hidup

ah ini cuma iseng nulis aja , hahahaa … mungkin sering kita memiliki benda kesayangan , sampai sampai menganggap benda itu memiliki nyawa dan bisa merasakan sesuatu . Bahkan sampai-sampai kita memberinya nama , layaknya nama manusia .

Hahahahaa … saya termasuk yang seperti itu , beberapa benda berharga -menurut saya-  saya beri nama , bukan untuk dipuja-puja , jatuh sirik nanti.

tapi karena nilai historis dari benda itu yang membuat saya enggan menjual-melepasnya , atau menggantinya dengan yang baru . Meski benda itu kuno atau jadul.

beberapa benda yang sampai saya beri naman adalah 

1.Motor saya : namanya PRISA , hahahaaa motor ini adalah jenis Honda Astrea Grand tahun 1999 , sudah menemani saya sejak kelas 3 SMP , dibeli ibu waktu saya kelas 3 atau 4 SD kalau saya tidak salah , itu adalah motor ibu saya yang kemudian diwariskan kepada saya . jadi sudah 12 tahun motor itu ada di hidup saya , dan menemani perjalanan saya sudah hampir 8 tahun terhitung sejak kelas 3 SMP , waktu SMA sempat saya mau dibelikan baru , HONDA Supra 125 , sempat saya pakai sih , tapi entah kenapa , saya lebih suka Honda Grand nya , meski jadu , tapi karena ibu merawatnya baik , jadi masih kayak baru terus , sampai sekarang terus saya rawat dengan tambahan modifikasi layaknya anak muda , aahhhh motor ini tak akan aku jual . TITIK ! sekarang dia juga ikut saya ke bandung , hahahaaa … . 

2.Sepeda saya : namanya Rorra , bukan sepeda yang saya pakai di bandung sekarang , tapi yang sekarang dirumah , sepeda gunung jenis WimCycle Roadtech tahun 2002 , itu saya beli dulu pakai uang sunatan , hahahaaaa … . menemani 14km tiap hari waktu SMP kelas 1 dan 2 , kelas 3 saya lebih jarang naik sepeda  , hanya beberapa waktu .

kondisinya masih mulus dan bagus , part nya beberapa sudah saya perbaiki karena berkarat. sudah saya cat ulang warna hijau mio , dulu warnanya silver-biru , hahaaaa … ah kau juga tak akan aku jual , titik !

3.Laptop saya : namanya Luna , saya sudah punya laptop 2x , tapi yang pertama bertahan tidak ada 1 tahun , karena spesifikasinya tidak mencukupi , kemudian saya jual , waktu itu HP DV1 , masih jenis netbook menurutku , kemudian beranjak ganti ke jenis  MacBook Pro ,itu saya beli waktu tingkat 1 kuliah , ternyata sudah 1 tahun , dan barang ini sering menemaniku tiap hari di bandung , semoga awet banget sampai nanti …  :D , di laptop ini banyak tulisan , hasil photo , tugas , dan lalalalaa … . 

itulah 3 benda yang memiliki kesan lebih di benak saya , nilai historis nya sangat berharga buat saya sendiri 

ada benda benda lain macam HP , KAMERA , dsb , memang saya suka dan tidak saya jual sejak lama , tapi tidak saya beri nama , karena belum sampai ke nilai historis tertentu menurut saya .

hahahahaaa ini random sekali ditengah2 mengerjakan teknik presentasi :D

BANDUNG , 28 April 2011

Apr 28, 20111 note
Apr 28, 20111 note
the power of words

farhanjaka:

ajarkanlah sastra pada anak-anak kalian. Sebab sastra akan mengubah yang pengecut menjadi pemberani - Umar bin Khattab

….mungkin itu sebabnya pejuang, aktivis, revolusioner, pemikir, punya kebiasaan nulis puisi, kata-kata galau atau sejenisnya… hmm, galau is truly something…

ibu guruku bilang dulu waktu , membaca sastra itu mengajarkan kita kehalusan budi , dalam sastra , baik novel-puisi-roman , dsb , emosi kita terlibat dalam cerita , bagaimana pikiran kita ikut memikirkan apa yang seharusnya dilakukan oleh tokoh utama , dsb . membuat kita memahami apa yang harus kita lakukan jika menghadapi suatu masalah . dan sastra terhebat adalah Al Qur’an , bahasanya adalah sastra tingkat tinggi yang tidak bisa diciptakan oleh manusia , dan membacanya akan membuat kita menjadi terarah , karena petunjuk dan tuntunan di dalamnya adalah sesuatu yang pasti dan tidak ada keraguan sama sekali.

Apr 28, 20116 notes
Sebuah Tafsiran


حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُنْكَحُ النِّسَاءُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ


Artinya:
Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung.
Hadis tersebut diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, al-Nasa’i, Abu Dawud Ibn Majah Ahmad ibn Hanbal, dan al-Darimi dalam kitabnya dari sahabat Abu Hurairah ra.

saya jadi teringat obrolan di sekre PSTK beberapa hari yang lalu , karena tiba-tiba saja beberapa orang asyik mendiskusikan agama , salah satunya tentang ayat diatas. Saya coba search di Google , ada 2 versi ternyata , agama di urutan pertama - dan terakhir seperti yang diatas . Tapi lebih banyak yang di berikan di akhir. 

paling tidak saya akan menggunakan bahasa saya untuk menceritakan tentang obrolan kami waktu itu.

ah kalian kan tahu , wanita itu dinikahi karena 4 alesan , harta - nasab (garis keturunan) - kecantikan - agama . Apa gak ada yang bertanya kenapa agama ada di urutan terakhir ? bukan di urutan pertama ?

ah itu sebenarnya sebuah isyarat , dalam hadist itu kan ditujukan untuk laki-laki yang mau cari wanita kan ? itu adalah proses . hahahaaa … 

laki-laki , seperti apapun , jarang yang akan langsung melihat ke agama , percaya deh , 3 faktor di depan pasti jadi point pertama yang akan memikat hati laki2 , entah itu karena dia orang kaya , atau di bangsawan , atau di cantik , salah satu dari itu pasti akan menarik hatinya , apalagi kalau dia cantik,orang kaya , dan putri keraton , lebih lebih lagi kan ?

itulah laki-laki cuy , tapi Rosululloh kemudian menambahkan agama di akhirnya , sebuah point yang kadang dilupakan dan disepelekan , bahkan ditambah dengan : kita disuruh memenangkan yang baik agamanya , bukan 3 faktor didepan

padahal 3 faktor di depan itu sudah terlanjur memikat hati kita (Laki-laki). Laki-laki disuruh mikir lagi . Bahwa 3 faktor di depan itu tidak kekal . Hanya duniawi saja.

lihat sendiri kan di sekeliling kita , laki2 pasti melihat wanita karena dia cantik./kaya dsb , kemudian setelah dia cocok , dan ada beberapa pilihan , maka dia disuruh milih , dan diberi petunjuk untuk memilih yang agamanya paling baik , bahkan kalaupun ada pilihan wanita sangat cantik/kaya/bangsawan tapi agamanya buruk , dan ada wanita miskin , biasa2 saja mukanya , bukan bangsawan , tapi agamanya sangat baik , maka laki2 disuruh milih yang ke dua itu , yang agamanya baik .

So , sederhana sekali kan isyaratnya dari Rasululloh . .

dan nih nih yang cewek nih ya , itu lah laki2 , setelah dia melihat luar kalian , baru dia akan mencari tahu agama kalian , baik atau tidak.

dan saya pikir , laki2 sebrengsek apapun , pasti ingin wanita yang baik-baik , terutama agamanya , syukur2 dia cantik-kaya-keturanan baik baik meski bukan bangsawan - dan agamanya baik , maka beruntunglah laki2 yang mendapatkan , seolah2 dia mendapat bidadari surga lebih cepat.

nah kalau kalian merasa bahwa sangat enak jadi laki2 bisa memilih , maka kalian punya hak yang jauh lebih gaul  , yaitu MENOLAK , hahaaa . . 

sama aja kan kalo laki2 udah memilih , tapi kalian tolak , ckckckc -____-“

akhirnya topik beralih alih , aha seru sekali memang ngobrol di sekre .

Apr 27, 2011
Tulisan : Bandung dan Anak-anak

Akhirnya setelah selesai mengurus pagelaran Ramayana minggu kemarin dan telah mengupload beberapa hasil tangkapan kamera saya . Saya ada waktu untuk menulis , menyempatkan sebenarnya , ditengah hujan deadline tugas. 

Bandung  adalah rumah kedua , seperti yang dulu pernah saya tulis . Bandung menjadi salah satu alternatif kota tinggal saat aku berkeluarga nanti . Sebuah opini yang muncul ketika aku berada di bandung untuk sekedar satu tahun . Dan opini tentu bisa berubah , layaknya yang ingin saya utarakan.

Meskipun Bandung adalah kota yang menyenangkan untuk saya , tapi saya , sekarang akan berpikir seribu satu kali untuk memutuskan akankah saya tinggal di Bandung nanti ? Mungkin , akan saya katakan , tidak.

Bandung tidak seramah yang saya tahu , dia terlalu kejam untuk anak-anak , anak-anak kecil yang masih bersih. Bandung tidak mampu menjaga anak-anak dengan aman. Inilah kota besar , ibu kota provinsi . Disini , anak-anak tercemar oleh budaya metropolitan yang menyesatkan .

Anak-anak disini telah belajar mendengar dan meniru mengucapkan kata “Anjing” dan sejenisnya (anjis-anjir-anying-dkk) sejak kecil , bahkan telah menjadi hal yang lumrah . Tentu bukan hal yang lumrah untuk saya.

Anak-anak disini telah dididik untuk konsumtif , kalaupun bukan dari orang tua , maka lingkungannya telah membentuk seperti itu . Pola hidup konsumtif sangat terlihat . Anak-anak dengan Blackberry , anak-anak dengan iPod . Hingga memicu anak-anak yang kurang beruntung , kadang terlihat memaksakan diri karena inginnya.

Agama tidak terlihat bagus disini , pendidikan agama sangat jarang dan kurang , hanya dititik titik tertentu yang menjadi basis masjid besar. Anak-anak SD pun telah belajar nongkrong.

dan Fashion , bandung terkenal akan fashion yang murah , dan ini juga berdampak pda penampilan setiap kawula muda di bandung yang selalu modis . Dan mungkin membuat iri para kawula muda di kota - kota kecil lain , seperti kota kelahiranku . Tapi , anak-anak telah belajar untuk meniru para pemuda-pemudi . Baik anak laki-laki atau perempuan sama saja . Sesuatu pemandangan yang tidak mungkin saya dapatkan di kota kelahiranku . 

Bahkan anak kecil telah belajar dandan dan tampil seakan akan dia sudah 19tahun. Dan laki-laki pun tak mau kalah , macam penampilan anak Band yang menurut mereka keren , dengan beberapa puntung rokok di tangan kanan , dan HP ditangan kiri.

Bandung sangat meresahkan untuk orang tua . Dan bisa saya katakan , hanya sedikit anak yang selamat dari seluruh problematika ini . Anak yang selamat itu mungkin anak produksi tahun 90-an yang sekarang sudah besar , 20-an tahun , yang sudah berpikir.

Tapi mungkin tidak dengan anak-anak produksi tahun 2000 keatas .

Pilihan bagi saya sangat jelas , saya tidak ingin membesarkan anak saya di kota besar ini . Silakan saja katakan bandung adalah kota kreatif , tapi saya yakin , kota ini bukan satu-satunya pilihan tinggal . Ada kota lain yang lebih aman , ada kampung lain yang lebih tentram.

Dimana anak saya bisa bermain di sungai dan lumpur sawah , bisa bermain layang-layang di tengah sawah yang luas dan berlari-lari . Tidak mengenal vidoegame dkk . Lebih mengenal kearifan budaya lokal yang baik . Mengenal tetangga hingga radius 5km bahkan lebih seperti di kampungku. Kota , salah satu cirinya adalah selisih 3 rumah saja sudah tidak salaing kenal . 

Yang anak-anak bisa melihat kerbau sedang merumput . Atau mencari ikan ikan di sungai yang jernih . Yang dia dengan semangat setiap maghrib pergi ke surau untuk mengaji . dan saya yakin tempat seperti itu masih ada di bumi.

Saya telah merencanakan masa depan saya , dan akan saya wujudkan satu-per-satu . 

Apr 27, 2011
#cerita #tulisan #kurniawangunadi #ALL RIGHTS RESERVED
thanks for following me yaaa sorry late for follow back --"

hahahaa iya sama-sama ^_^

Apr 27, 2011
LIST BUKU

ini adalah list buku , baik fiksi maupun nonfiksi yang sekarang ini saya miliki di kosan , yang dirumah tidak dihitung ya

NOVEL

1.Perempuan Terluka - Qaisra Shahraz

2.Huda,Bidadari Cinta Kami - Siti Darojah ( belum dibaca )

3.Things Fall Apart - Chinua Achebe ( belum dibaca )

4.Jonggrang - Bimo S Nimpuno & Gerry Nimpuno ( sedang dibaca )

5.Tumbuh di Tengah Badai - Herniwatty Moechiam ( belum dibaca )

6.Serambi Mujahid Mesopotamia - Yoki R. Sukarjaputra ( belum dibaca )

7.dari Jendela Hauzah - Otong Sulaeman ( belum dibaca )

8.Cinta-Mu Seluas Samudera - Gola Gong

9.Heaven on Earth - Kaka HY

NON FIKSI

1.Biografi Rasululloh - DR.Mahdi Rizqullah Ahmad ( sedang dibaca )

2.100 Orang paling berpengaruh di dunia sepajang sejarah - Michael H.Hart

3.Perempuan Bidadari - Kuncir Kecil

4.Menggenggam Bara Islam - Abay

5.Anda Bertanya ISLAM Menjawab - Prof.Dr.M.Mutawalli asy-Sya’rawi

6.Drunken Monster - Pidi Baiq

7.Jangan Sadarin Cewek! - Chio

8.Minimagazine BADAI OTAK vol.01-08 

9.Majalah INTERIOR DESIGN vol.1-14 tahun 2009

masih ditambah dengan beberapa majalah design,mobil2,dll seperti CONCEPT , IDN , AUTOCAR , AUTOEXPERT , RUMAH , I.D , National Geographic Indonesia , MOTOR ,duPon Registry , dll

Apr 27, 20111 note
Apr 27, 2011
#DIECAST / COLLECTIONS
Apr 27, 2011
#DIECAST / COLLECTIONS
“Yaa Alloh , jika aku Engkau matikan , maka bolehkan saya meminta sesuatu ya Alloh , matikan aku di hari Jum’at , kalau tidak bisa , boleh lah di bulan Ramadhan , syukur-syukur saat Idul Fitri , sehingga saya telah menunaikan puasa ramadhan , atau ketika saya berhaji , kalau pun tidak bisa , bolehlah hari apapun , tapi ketika saya sedang shalat , bolehkan ya Alloh ?” —

setiap yang hidup pasti akan mati , usia kita berkurang setiap hari , dan itu PASTI

mari banyak-banyak mengingat mati , agar kita tidak terlena sama kehidupan dunia yang fana ini

kurniawan gunadi - 23 jumadil awal 1432 H

Apr 26, 20112 notes
Apr 25, 201115 notes
Nächste Seite
2012 2013
  • Januar
  • Februar
  • März
  • April
  • Mai
  • Juni
  • Juli
  • August
  • September
  • Oktober
  • November
  • Dezember
2011 2012 2013
  • Januar
  • Februar
  • März
  • April
  • Mai
  • Juni
  • Juli
  • August
  • September
  • Oktober
  • November
  • Dezember
2010 2011 2012
  • Januar
  • Februar
  • März
  • April
  • Mai
  • Juni
  • Juli
  • August
  • September
  • Oktober
  • November
  • Dezember
2010 2011
  • Januar
  • Februar
  • März
  • April
  • Mai
  • Juni
  • Juli
  • August
  • September
  • Oktober
  • November
  • Dezember