Cerpen : Akad

ini masih pukul 6 pagi , masih kurang 11 menit tepatnya , sekian menit menuju detik-detik yang merubah masa depan

kalimat yang terucap tidak lebih dari 5 menit , mampu merubah status seseroang seumur hidup , hariku adalah hari ini

menginjak usia ke 20 , aku telah memutuskan untuk memilih hari ini dengan seseorang yang sedianya telah memberikan apa yang tidak bisa diberikan oleh seseorang yang lain

aku mamatut matutkan diri dengan baju putih bersih didepan kaca , tersenyum kecil membayangkan apa yang akan terjadi nanti

pukul 9 pagi

dan apa yang akan terjadi di pukul 11 nanti

pukul 2 siang nanti

pukul 3 sore

nanti malam

dan besok pagi ketika aku sudah bangun tidur, tiba-tiba telah ada seseorang di sebalahku , aku membayangkannya , tapi nanti , beberapa jam lagi akan terjadi . . 

aku tersenyum

diluar sana , riuh rendah suara tetangga di dapur dan halaman rumah,mempersiapkan segala sesuatunya , aku adalah ratunya hari ini.

teman-temanku akan datang , tidak semuanya , beberapa telah lama kembali ke rantauanya , menuntut ilmu … 

berita ini mengejutkan mereka , mendadak katanya dan hariinya memang tidak bertepatan dengan libur kampus-kampus besar. Tapi,ini hariku  , hari yang aku pilih

aku masih mematut matutkan diri di depan cermin 

sudah pukul 6 , aku harus segera bersiap-siap …

cerita pendek untuk temanku Annisa Muzaroh

teman sekelas ketika SMA

semoga hari ini akadnya lancar dan menjadi keluarga yang sakinah , mawadah , warrahmah, dan amanah

maaf tidak dapat hadir di akad nikahnya

baraka Allahu lakuma , Annisa 

25 Februari 2012