Tulisan : Sekolah ( dinegeri ini ) ?
Sebuah persepsi yang tidak pernah saya hilangkan , tentang kualitas pendidikan di negeri ini yang meresahkan , haruskah saya keluar negeri untuk memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak saya ( kelak ) ?
Pertanyaan sederhana yang sering muncul dalam pikiran sayamengapa anak-anak di negeri ini telah bersekolah selama 12 tahun ( SD-SMP-SMA ) , membuang sampah saja tidak bisa
mengapa anak-anak di negeri ini telah bersekolah selama 12 tahun , mengamalkan ilmu dalam hidupnya saja tidak bisa
mengapa anak-anak di negeri ini telah bersekolah selama 12 tahun , tidak tahu mana benar dan mana salah
mengapa anak-anak di negeri ini telah bersekolah selama 12 tahun , tidak tahu tentang apa yang dia pelajari
mengapa anak-anak di negeri ini telah bersekolah selama 12 tahun ,
tidak tahu apa passionnya
dalam berbagai sudut pandang
ketika guru pun turut andil didalamnya selain sistem pendidikan yang sudah tidak beres , RSBI yang justru membebankan biaya pendidikan kepada peserta didik , bukan kepada negara
maka tak ayal , beberapa sekolah di bandung memiliki uang masuk puluhan juta rupiah
beasiswa ? ada , tapi segelintir , jumlahnya sedikit , padahal orang kayak di negeri ini jumlahnya sedikit , sedangkan yang kurang mampu jauh lebih banyak
akses pendidikan yang semakin sulit , Ujian Nasional yang semakin kesini semakin hilang esensi dan kejujuran , sekolah berlomba lomba menjadi internasional , sementara pemikirannya tetap saja konvensional , hanya omongnya doang yang dibuat pake bahasa orang lain
sementara bahasa sendiri , siapa yang tertarik belajar sastra dan tata bahasa sendiri ? sedikit …
anak-anak hanya diajarkan teori , praktiknya NOL
mereka tau apa itu kebersihan , bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman , itu hanya mereka tau di ujian
kenyataannya , buang sampah tetap sembarangan
kita semua menyadari kesalahannya
didukung dengan pendidik di negeri ini yang berlomba lomba menjadikan profesi guru sebagai pekerjaan yang bisa mnghasilkan uang
maka jangan tanya ketika guru-guru tersebut jarang yang mau repot untuk mendidik anak-anaknya , kini jurusan keguruan dibuka dimana-mana ,orang2 berlomba-lomba menjadi guru dengan iming-iming kesejahteraan
lupa . .
sangat lupa bahwa ada sesuatu yang dikorbankan dan itu jauh lebih besar
pendidikan anak-anak …
menjadi guru bukanlah perkara penghasilan , tapi tentang menyiapkan masa depan , maka tengoklah teman-temanmu yang kini sekolah di keguruan
saya merasa , hanya sedikit dari mereka yang layak menjadi guru yang sebenarnya kelak di kemudian hari … , tengoklah perilakunya sekarang.
ketika sekarang sedang marak-maraknya kegiatan mengajar dengan berbagai cara
tanyalah lulusan kampusmu ,banyak dari mereka ingin sekali ikut Indonesia Mengajar , tapi ketika kuliah , diajak ikutan mengajar di sekitar kampus aja ogah-ogahan ( mengutip kata kak Nayasari Aissa )
entah apa yang dicari
saya hanya mencari pendidikan yang baik untuk anak-anak saya kelak , masa depan harus lebih baik
haruskah saya memperolehnya di negeri orang ? sepertinya memang begitu … :)
Temanggung , 5 Juni 2012
38 Notes/ Hide
-
von clover-hydrangea als Favorit markiert
-
tsaniarachmah hat diesen Eintrag von ardhanareswari gerebloggt
-
berlarian hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt und das hinzugefügt:
barusan tumblr-walking (setelah sekian lama) dan menemukan diskusi yang menarik :) saya berkomentar sedikit gapapa kali...
-
anggrainifitha hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt
-
shofiaicha hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt
-
zia-expedition hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt
-
ceritasebelumtidur hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt
-
von ikumaikuma als Favorit markiert
-
hanakochan hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt und das hinzugefügt:
Seru banget nih kayaknya pembicaraan tentang harus disekolahkan kemana anak-anak kita kelak ini. Tapi saya malah...
-
faidza hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt
-
von wonderword als Favorit markiert
-
kurniawangunadi hat diesen Eintrag von tazymaniandevil gerebloggt und das hinzugefügt:
menambahkan sedikit, saya kurang sependapat dengan seorang menjadi soleh / kafir adalah takdir dari Allah , takdir itu...
-
von nindwie als Favorit markiert
-
ariyatiretnop hat geantwortet:
Tiap orang tua memiliki gaya mendidik anak yang bervariasi. Pendapat ini cukup bijaksana dan dapat dijadikan wacana bagi (calon) orang tua =)
-
von nurdiannie als Favorit markiert
-
seputarintan hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt und das hinzugefügt:
sedikit berpendapat, peran pendidik untuk anak tdk selalu ada di tangan guru atau sekolah. yang memiliki peran paling...
-
shabiraaaa hat geantwortet:
Ka, jadi menteri pendidikan aja :’D
-
von shabiraaaa als Favorit markiert
-
seputarintan hat geantwortet:
lingkungan jg menurut aku berpengaruh bgt, anak kecil itu seneng ikut-ikutan teman sebayanya
-
von reisha als Favorit markiert
-
von ardfsaa als Favorit markiert
-
auntivietnanti hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt und das hinzugefügt:
Sebuah persepsi yang tidak pernah saya hilangkan , tentang kualitas pendidikan di negeri ini yang meresahkan , haruskah...
-
ardhanareswari hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt
-
sihsihasih hat geantwortet:
kak, bolehkah catatan kaka aku copas di catatan geschoolku? Nanti pake nama kakanya juga ko :)
-
von theothersideoflieya als Favorit markiert
-
hypernemesis hat gesagt:
Kayaknya kalo ini emang tergantung orangnya deh ya. Sekolah di luar negeri juga belum tentu secara praktek bisa bagus. Emang orang Indonesianya aja banyak egois, di luar sama di dalem sama aja (pengalaman pribadi). Tergantung kitanya :)
-
von sgassani als Favorit markiert
-
auntivietnanti hat gesagt:
pendidikan karakter itu tanggung jawab orang tua..jangan bebankan 100% pada pihak sekolah..menyekolahkan ke luar negeri itu soal lain lagi..belajar jadi warga negara dunia salah satunya..
-
lannynurani hat geantwortet:
Bagi sy,Pendidikan keluarga 70% dan sisanya lembaga.Sehingga dimanapun dia belajar/berada akan terpatri ajaran keluarganya, saya tidak resah!
-
ragilliarach hat gesagt:
sama sih gun ap yang gw pikirin, pengen nyekolahin di Finlandia hahah :)) tapi takutnya menyokolahkan anak di luar, takutnya doi jadi lupa ada dan kultur sendiri, secara otmatis kan gaulnya ama y beda kultur (aaah)
-
von ragilliarach als Favorit markiert
-
anisanurff hat diesen Eintrag von kurniawangunadi gerebloggt und das hinzugefügt:
Setuju banget ama mas gun.
-
reisha hat gesagt:
Menyekolahkan anak di negeri orang kudu banyak pertimbangan btw. Ga serta-merta krn alasan pendidikannya bagus aja. Senior di sini ada yang memilih balik ke Indonesia karena mempertimbangkan anaknya. :D
-
von fluktuantes als Favorit markiert
-
von kurniawangunadi gepostet
