“saat kematian tak selalu mengerikan,terutama jika seseorang tahu benar setelah mati apa yang akan dia temui”
—
beberapa orang ketakutan , dan beberapa yang lain rindu pertemuan dengan Tuhannya
Tasaro G.K dalam Pitaloka
“cintai lantaran hati , miliki lantaran illahi”
—
cerita cinta sebuah buku - Kurniawan Gunadi
“cinta adalah perbuatan , kata-kata dan tulisan indah adalah omong-kosong”
—
Kau,Aku,dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye
“… . perasaan adalah perasaan , meski secuil , walau setitik hitam di tengah lapangan putih luas , dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit , kehilangan selera makan , kehilangan semangat , hebat sekali benda bernama perasaan itu , dia bisa membuat harimu berubah cerah dalam sekejap padahal dunia sedang mendung , dan di kejap berikutnya mengubah harimu jadi buram padahal dunia sedang terang benderang”
—
Kau , Aku , dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye
“… tidak ada yang lebih indah dibanding masa muda. Ketika kau bisa berlari secepat yang kau mau,bisa merasakan perasaan sedalam yang kauinginkan, tanpa takut terkena penyakit atas semua itu …”
—
Kau,Aku,dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye
“…. aku tidak akan merendahkan kehormatan wanita dengan memegang tangannya …”
—
dialog antara Borno dan Andi
( : 117 )
Kau , Aku , dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye
“Menyerah berarti menunda masa senang pada masa datang”
—
Ranah 3 Warna
“orang dewasa itu payah sekali , bermimpi saja mereka tidak berani , betul-betul tidak tahu bagaimana cara orang dewasa memikirkan segala sesuatu , mereka selalu ingin penjelasan dan dramatisasi”
—
Rindu Purnama - Tasaro G.K. & A.Fuadi
“aku menyimpan beberapa rahasia besar dan hanya pada malam yang sepi dan panjang aku bisa membebaskan mereka”
—
9 Summers 10 Autumns
“di atas dunia ini kita hanya takut atas dua hal, takut kepada Allah dan merendahkan harga diri dengan berbuat tidak jujur”
—
Pukat - Tere Liye
“Kau tahu kenapa kebanyakan orang menganggap kecantikan seorang perempuan lebih penting dibanding perangai yang baik ? Karena di dunia ini , lelaki bodoh jumlahnya lebih banyak dibanding lelaki buta”
—
Pukat - Tere Liye
“benarlah kata orang bijak , selepas sebuah pertengkaran , dua musuh bisa jadi teman baik , apalagi dua sahabat , selepas pertengkaran, mereka bisa jadi sahabat sejati”
—
Pukat - Tere Liye
“Perangai, tabiat , atau sifat itu sejatinya adalah bawaan hidup , menempel pada kita karena proses yang panjang , kau tahu , keluarga , teman , dan lingkungan sekitar memberikan pengaruh besar dalam proses itu , siapa yang paling tahu kau memiliki sifat apa ? tentu saja kau sendiri”
—
jika kau terbiasa memiliki keluarga,teman,dan lingkungan sekitar yang baik ,saling mendukung , kau akan tumbuh dengan sifat yang baik , tidak jahat , dan tidak merusak
Pukat - Tere Liye
“karena sejatinya , tidak pernah ada yang bisa menebak masa depan”
—
Pukat - Tere Liye
“Dengan sekolah akan benyak kesempatan yang datang , masa depan yang lebih baik , kesenangan , keriangan , jangan pernah berhenti percaya tentang hal itu”
—
Burlian - Tere Liye