“cinta adalah perbuatan , kata-kata dan tulisan indah adalah omong-kosong”
—
Kau,Aku,dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye
“… . perasaan adalah perasaan , meski secuil , walau setitik hitam di tengah lapangan putih luas , dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit , kehilangan selera makan , kehilangan semangat , hebat sekali benda bernama perasaan itu , dia bisa membuat harimu berubah cerah dalam sekejap padahal dunia sedang mendung , dan di kejap berikutnya mengubah harimu jadi buram padahal dunia sedang terang benderang”
—
Kau , Aku , dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye
“… tidak ada yang lebih indah dibanding masa muda. Ketika kau bisa berlari secepat yang kau mau,bisa merasakan perasaan sedalam yang kauinginkan, tanpa takut terkena penyakit atas semua itu …”
—
Kau,Aku,dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye
“…. aku tidak akan merendahkan kehormatan wanita dengan memegang tangannya …”
—
dialog antara Borno dan Andi
( : 117 )
Kau , Aku , dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye
“di atas dunia ini kita hanya takut atas dua hal, takut kepada Allah dan merendahkan harga diri dengan berbuat tidak jujur”
—
Pukat - Tere Liye
“Kau tahu kenapa kebanyakan orang menganggap kecantikan seorang perempuan lebih penting dibanding perangai yang baik ? Karena di dunia ini , lelaki bodoh jumlahnya lebih banyak dibanding lelaki buta”
—
Pukat - Tere Liye
“benarlah kata orang bijak , selepas sebuah pertengkaran , dua musuh bisa jadi teman baik , apalagi dua sahabat , selepas pertengkaran, mereka bisa jadi sahabat sejati”
—
Pukat - Tere Liye
“Perangai, tabiat , atau sifat itu sejatinya adalah bawaan hidup , menempel pada kita karena proses yang panjang , kau tahu , keluarga , teman , dan lingkungan sekitar memberikan pengaruh besar dalam proses itu , siapa yang paling tahu kau memiliki sifat apa ? tentu saja kau sendiri”
—
jika kau terbiasa memiliki keluarga,teman,dan lingkungan sekitar yang baik ,saling mendukung , kau akan tumbuh dengan sifat yang baik , tidak jahat , dan tidak merusak
Pukat - Tere Liye
“karena sejatinya , tidak pernah ada yang bisa menebak masa depan”
—
Pukat - Tere Liye
“Dengan sekolah akan benyak kesempatan yang datang , masa depan yang lebih baik , kesenangan , keriangan , jangan pernah berhenti percaya tentang hal itu”
—
Burlian - Tere Liye
“Bagi siapa saja yang mengaku mencintai mengajar , jangankan sepuluh atau sembilan murid , tinggal satu murid pun sekolah akan tetap terus”
—
Pak Bin , dalam novel BURLIAN - Tere Liye
“dan kau tahu rahasia kecil ? wanita cantik selalu suka dengan lelaki yang pintar memasak”
—
Burlian - Tere Liye
“Kebahagiaan dan rasa sedih itu terkadang tidak ada bedanya , sama-sama membuat tidak bisa tidur”
— Tere Liye - Sunset bersama Rosie
“kesibukan fisik dapat membantu banyak memutus kesibukan hati memikirkan banyak hal , pikiran yang hanya mengundang kesedihan”
—
tere liye - sunset bersama rosie
“Kenapa (menyatakan) cinta tidak seperti tes masuk perguruan tinggi (saja) ? Semua orang menyatakan perasaannya bersamaan , lantas yang bersangkutan memutuskan .”
—
SUNSET BERSAMA ROSIE - Tere Liye